Sebanyak 70-an balita dari sasaran yang berjumlah sekitar 90
balita hari ini berdatangan bersama ibunya ke Posyandu Jambangan yang terletak
di Balai RT 05 RW III di wilayah Puskesmas Jambangan, Surabaya. Kedatangan
balita disambut hangat para kader yang mengenakan seragam khas Posyandu Kamboja
serta bidan desa yang telah siap sejak pagi. Kegiatan dimulai dari pendaftaran,
penimbangan, pencatatan dan pengisian KMS, hingga imunisasi dan pemberian makanan
tambahan. Selain balita, beberapa ibu hamil terlihat mendatangi posyandu untuk
memeriksakan kehamilan dan mendapat tablet Fe. Jumlah kader yang terbatas (5
orang saja), namun berkat kegigihan beliaulah posyandu ini tetap berjalan
hingga sekarang.
Suasana di Posyandu Kamboja terasa sedikit berbeda dari
biasanya. Karena acara penyuluhan yang biasanya diisi oleh bidan desa akan
digantikan sementara oleh mahasiswa FKM UNAIR Alih Jenis. Selain itu adanya
kunjungan dari PT.MILNA sebagai produsen MP-ASI yang tentunya tak asing lagi
bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi antara kader, mahasiswa dan perwakilan
MILNA maka masyarakat semakin antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan
hingga selesai dan mereka termotivasi untuk rutin datang ke posyandu bukan
karena tujuan mendapatkan makanan tambahan tapi lebih ke arah peningkatan
pengetahuan mengenai tumbuh kembang balitanya. Hal ini pula yang membuat gizi
buruk tidak ada di wilayah Posyandu Kamboja, meskipun masih ada 2 orang balita yang
berada di Bawah Garis Merah dan masalah ini sudah tertangani oleh petugas
kesehatan beserta kader.
Hingga menjelang siang, kegiatan di posyandu ini akhirnya
selesai. Namun tugas kader belum selesai sampai disini. Setelah ini, mereka
masih berencana membagi tugas kunjungan rumah untuk menimbang dan memberikan
PMT pada balita yang tidak datang kali ini. Tidak terbayang betapa besarnya
tanggung jawab menjadi seorang kader yang harus beliau jalani untuk mencapai
sasaran. Betapa hebatnya mereka, dan tentunya para kader di seluruh Indonesia.
Dengan keterbatasan yang ada, tetap semangat demi masa depan anak bangsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar